Transfer Coutinho, Bukti Barca Mulai Lupakan La Masia

Posted in Berita Bola, Liga Spanyol on January 8, 2018 by

Betpro77.com – Barca kembali menjadikan sensasi dengan mendatangkan Philippe Coutinho dari The Reds. Barcelona harus mengeluarkan uang sampai €160 juta atau sekitar Rp2,5 triliun untuk meraih Coutinho.

Angka tersebut adalah rekor transfer termahal bagi Barcelona. Tentu, kebijakan Barcelona merekrut Coutinho menimbulkan pro serta kontra.

Sebagian mendukung Coutinho gabung Barcelona. Tidak sedikit pula yang mempertanyakan kenapa Barcelona mau mendatangkan Coutinho dengan harga selangit. Walaupun, mereka punya pesepakbola berkualitas dari akademinya, La Masia.

Ya, hadirnya Coutinho sejatinya ironi bagi Barcelona. Berniat mencari pengganti Andres Iniesta, Barcelona justru tidak melirik alumni La Masia.

Walaupun, ditinjau dari segi kualitas, mereka yang adalah alumni La Masia tidak kalah dengan Coutinho.

Sebut saja Rafinha. Sejatinya, Rafinha mempunyai kualitas permainan yang tidak kalah dengan Iniesta atau Coutinho. Hanya saja, pesepakbola asal Brasil itu jarang meraih peluang bermain.

Lebih menyedihkan lagi, pembelian Coutinho dilakukan empat bulan selepas Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengeluarkan janji untuk menginvestasikan pesepakbola dari La Masia.

Kenyataannya, mereka malah jadi klub instan yang membeli pesepakbola jadi dengan harga mahal.

“Kami harus berinvestasi lebih baik di La Masia serta sistem pembinaan umur muda,” kata Bartomeu sebagaimana dikutip Marca.

Satu hal yang patut disorot lagi ialah kebijakan membeli Coutinho di bursa transfer musim dingin. Manfaatnya apa?

Secara teknis, sebelum Coutinho datang, permainan Barcelona terbilang konsisten serta sangat baik di bawah arahan Ernesto Valverde. Dapat jadi, dengan hadirnya Coutinho, Barcelona jadi limbung.

Lalu, Barcelona juga tidak dapat memainkan Coutinho di Liga Champions karena terbentur aturan. Jadi, apa gunanya Coutinho dihadirkan di bursa transfer musim dingin 2018?