Banyak Pihak Ramai-ramai Tolak Pemerkosa Kembali ke Lapangan Hijau

 Ched-Evans-010

Bonus Cashback 10% Hanya di tempat kami

Agen bola Tangkas – Konflik seputaran masa depan mantan pemain Sheffield United, yakni Ched Evans kian berkembang. Hasratnya nya untuk kembali ke lapangan hijau ditentang banyak pihak, sampai-sampai kepolisian Manchester sampai-sampai ikut angkat bicara.

Ched Evans memang memiliki catatan sejarah yang sulit diterima banyak orang setelah terbukti bersalah atas kasus pemerkosaan terhadap seorang wanita berusia 19 tahun. Karna  perbuatannya, Ched Evans divonis hukuman penjara selama lima tahun.

Tetapi pemain berusia 26 tahun tersebut hanya menghabiskan setengah dari masa hukumannya dan telah dibebaskan dari penjara pada Oktober 2014.

Usai bebas, Ched Evans menyatakan kalau dirinya tidak bersalah dan akan berjuang memulihkan namanya. Ched juga berniat kembali ke lapangan hijau untuk kembali bermain bola. Pernyataan ini disampaikannya lewat video di dunia maya.

Eks klubnya, Sheffield United, sejatinya sempat berniat merekrut Evans. Tetapi besarnya penolakan terhadap kehadiran Evans memaksa Sheffield mengurungkan niatnya.

Tetapi belakangan, ada salah satu klub League One, yakni Oldham Athletic Football Club, kabarnya berniat untuk menggunakan jasa Evans. Tetapi niat ini juga langsung mendapat penolakan dari berbagai pihak. Dimana pihak sponsor, Mecca Bingo, juga ikut mengancam akan angkat kaki bila Oldham jadi merekrut Evans.

Sementara pihak kepolisian Greater Manchester juga dengan tegas menggarisbawahi sikapnya terkait Evans. Bagi Komisaris Kejahatan Greather Manchester, Tony Lloyd, Ched Evans tidak melihat adanya penyesalan di diri Evans setelah bebas.

“Oldham Athletic Football Club tidak harus mendatangkan Ched Evans,” ujarnya dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Soccerway.

“Ched Evans adalah pemerkosa dihukum dan, sementara saya sangat percaya pada prinsip rehabilitasi, itu akan mengirimkan pesan yang salah jika mereka menawarkan dia kontrak,” ungkap Tony.

Menurut Tony, bahwa semua pelaku memiliki hak untuk membangun kembali kehidupan mereka dan menebus kesalahan setelah mereka telah menjalani hukuman.

“Namun kurangnya rasa penyesalan Ched Evans dan kegagalan untuk mengakui pelanggaran, membuatnya tidak layak untuk berada di lapangan sepakbola Greather Manchester tiap pekannya dan keluar menampilkan dirinya sebagai semacam panutan khususnya bagi generasi muda,” timpal Tony.